Caution

Hargailah Postingan Sobat, Jika anda ingin mengopy postingan ini .
Tolong cantumkan Sumber asalnya.

Jika ada pertanyaan silakan Koment dibawah atau bisa kirim email ke wahyu.nirvana@gmail.com atau ke programer.consult@gmail.com

Nirvana-net.blogspot.com
Tampilkan postingan dengan label BIOS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIOS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Desember 2011

Mengenal BIOS ( Basic Input Output System )

Pada Saat booting awal BIOS ( Basic Input Output System ) akan mengambil alih untuk melakukan instalisasi awal semua komponen yang ada di motherboard. BIOS akan melakukan POST ( Personal On Self Test ) dengan mengenali CPU, FPU (math coprocessor ) , Chip RAM , IC Timer pada motherboard, DMA Controller, IRQ controller, dll.
Gunanya untuk melakukan checking awal dan memastikan semua komponen terpasang dengan baik dan normal.
Lebih jauh lagi , karena BIOS menyediakan interface antara sistem operasi dengan hardware yang terpasang pada PC, maka BIOS-pun harus sanggup mengendalikannya secara otomatis apabila sistem operasi melakukan suatu proses INPUT OUTPUT yang melibatkan salah satu komponen hardware di dalamnya. Pentingnya keberadaan BIOS membuatnya menjadi faktor vital untuk menjaga kelangsungan seluruh aktivitas PC.

BIOS
Bios Tergolong suatu chip, suatu chip yang diisi dengan cara elektomagnetis (pencahayaan) dan BIOS pada umumnya disimpan dalam suatu chip EPROM (erasable Programmable ROM) atau EEPROM (electrial eraser PROM), makanya teknologi saat ini BIOS di update (flashing) ada banyak merek dipasaran antara lain AMI AWARD Phoenix, dll tergantung dari merek MB yang digunakan, biasanya MB yang ada pada computer build up terdapat BIOS yang dibuat sendiri dari vendornya (ex: Dell, Hp, Acer)
Pada umumnya istilah istilah didalam BIOS bervariasi tiap produsen tetapi sebenarnya mempunyai fungsi yang identik.

Kegunaan

salah konfigurasi dan setting adalah salah satu penyebab lambatnya serta turunya tenaga PC kita, beberapa pilihan BIOS setup diibaratkan seperti sumber tenaga bagi PC kita.
Misalnya setup untuk optimalisasi memory, pengaturan FSB multiplexing, serta voltase untuk memory dan processor dapat dilakukan lewat pilihan option di BIOS.
Lalu kita terlewatkan mengaktipkan cache memory maka terjadi adalah jalanya komputer tersendat sendat bahkan layak sebuah siput.
cache memory dapat mempercepat kinerja dengan membantu transper data dari memory utama ke processor.
Masalah keamanan dimana kita biasa membuat password bios agar orang yang tidak berhak tidak dapat menggunakan PC kita .

Setting BIOS

Ada banyak option didalam BIOS pada umumnya dibagi dalam beberapa kategori ex : standart CMOS, BIOS features, Power Management, Integrated Systems, dll
Setiap kategori terdiri dari option-option pilihan, misalnya

Standar CMOS Setup ; Konfigurasi Hardware yang paling dasar seperti date,time,hd,drive,video.
BIOS Feature Setup ; Konfigurasi untuk tingkat lanjutan seperti virus warning CPU internal,cache, Eksternal cache, quick POST, Boot Sequences,dll
Advanced Chipset Feature ; option untuk mengoptimalkan bagi yang expert dan profesional
ada DRAM timing,, Cas latency, SDRAM cycle lenght, AGP feature, AGV Mode
Integrated Periperals ; Mengendalikan Fungsi fungsi tambahan pada motherboard seperti port serial maupun paralel. Nonaktipkan (disable) saja yang anda tidak butuhkan untuk dapat membebaskan IRQ
PnP/PCI Cinfiguration ; Sebaiknya pilih semua konfigurasi pada pilihan AUTP, Kecuali port USB atau grafik 3D yang sering membuat masalah. bila demikian biarkan interrupt tersendiri.
Load BIOS Default & Load SETUP default ; Untuk mengembalikan fungsi secara standar sebelum di ubah ubah.
Power Management Setup ; semakin canggih mekanisme penhematan energi, semakin membingungkan pilihan manajemen powernya. Setingan yang dapat menghemat uang anda.

Masalah BIOS

Bios dapat rusak, misalnya oleh masa pakai, penggunaan yang salah, dan virus ( misalnya virus CIH ). BIOS sebenarnya dapat diperbaiki walupun memerlukan resource lain, BIOS dapat di update firmwarenya (flashing). Proses perbaikan BIOS dapat dilakukan dengan melakukan pengcopyan flash BIOS yang rusak pada MB yang identik dan sejenis.
Flashing atau update dapat berupa software yang dijalankan pada mode DOS dan lakukan Setup software flashing yang didapat dari website MB bersangkutan.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More